Cari

Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak

Dipublikasikan 2026-07-29 17:27:12 Sumber: Hill Canvas

Syahrul menjelaskan, alasan aliran air mati karena adanya pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM Jaya akan disesuaikan.

Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan air menurun hingga aliran air berhenti sementara di sejumlah wilayah.

“Kondisi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya tekanan air hingga penghentian sementara aliran air bagi sekitar 55.272 pelanggan,” kata dia.

Tujuh kelurahan yang terdampak yakni Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.

PAM JAYA mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air.

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air selama masa perawatan berlangsung.

Syahrul memastikan air diperkirakan akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis (23/7/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami.

“Dengan adanya pekerjaan ini, diharapkan keandalan layanan air minum kepada masyarakat dapat terus terjaga dengan lebih baik di masa mendatang,” kata Syahrul.

Untuk AndaRekomendasi
Tautan
Hak Cipta:Konten berasal dari internet,Hubungi kami jika melanggar hak Anda,Kami akan dalam 24 jam menghapus。

Copyright © 2016 Powered by Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak,Hill Canvas   sitemap

Ke Atas